SAYANG
Sayang itu menjelma kasih yang menutupi segala buruk rupa. Kasih itu panjang sabar, tidak mementingkan diri sendiri. Kasih itu lembut. Kasih ibarat pohon yang menghasilkan buah. Seperti putik, kasih mengeluarkan kuntum. Kuntum mengeluarkan bunga, bunga kemudian berkembang menjadi buah. Buah itu kemudian ranum dan siap di santap.
Santapan itulah cinta yang utuh, tak terbagi. Adakah yang lebih indah dari cinta yang utuh? Bukankah cinta adalah kata yang menguraikan makna bahagia? Ia berbuah dalam laku dan perbuatan. Dalam pelukan dan ciuman. Dalam senyum dan tawa. Dalam kata-kata yang mengandung kebenaran. Dalam sikap dan tindakan

0 komentar:
Posting Komentar